Search

IHSG Berpeluang Alami Tekanan, Cermati 9 Saham Pilihan Ini

JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tertekan karena aksi jual di perdagangan hari ini. Adapun IHSG akan bergerak di rentang 6.320-6.400.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal masih bergerak terkonsolidasi menguji resistance bearish trend setelah keluar dari moving average 5 hari.

Indikator Stochastic terkonfirmasi dead-cross pada area overbought dengan RSI yang cenderung bearish keluar pada area overbought.

"Kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak tertahan dengan kecenderungan mengalami tekanan bearish dengan support resistance 6.320-6.400," ujarnya dalam hasil risetnya, Jumat (5/7/2019).

IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,21 persen atau 13,34 poin ke level 6.375 dengan penguatan saham-saham sektor infrastruktur, pertambangan, dan properti naik cukup optimistis.

"Reboundnya harga tambang dan lanjutan tren positif pada harga batu bara NC menjadi faktor utama penguatan saham-saham pertambangan," kata dia

Pendapatan negara meningkat 16,6 persen didorong oleh peningkatan penerimaan pajak penghasilan (PPh) non-migas dan migas. Dimana PPh non-migas naik disebabkan pemulihan beberapa sektor ekonomi seperti industri pertambangan, perdagangan dan jasa keuangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan perekonomian Indonesia tumbuh 5,17 persen di tahun 2018 yang merupakan pertumbuhan tertinggi selama empat tahun terakhir memberikan sedikit efek optimisme investor domestik.

"Rupiah melemah 0,11 persen bergerak melemah terhadap dolar AS ke level Rp14.135 per dolar AS. Investor asing pun tercatat net sell Rp80,75 miliar," ucapnya.

Ekuitas Asia ditutup mixed dengan penguatan pada ekuitas Jepang. Indeks Nikkei (+0 30 persen) dan TOPIX (+0,65 persen) naik sedangkan Indeks Hang Seng (-0,21 persen) dan Shanghai (-0,52 persen) tertekan setelah tuduhan Presiden AS Donald Trump pada China terhadap aksi manipulasi mata uang.

Menurutnya, kemarin investor cenderung bersikap hati-hati akan pergerakan ekuitas di saat hari libur di AS. Volume perdagangan jauh di bawah rata-rata, karena investor menunggu laporan pekerjaan utama AS pada hari Jumat.

Di Eropa perdagangan ekuitas cenderung sepi tidak bervolume, indeks Eurostoxx (+0,07 persen), FTSE (-0,08 persen), dan DAX (+0,11 persen) bergerak pada zona equilibrium. Produsen mobil mendorong penguatan sedangkan Perusahaan Utilitas menekan pergerakan.

Euro tetap dalam tren naik di tengah data pekerjaan AS yang lemah dan serangan Trump yang baru mengenai tuduhan manipulasi mata uang.

Sentimen selanjutnya akan cenderung sepi pada akhir pekan. Pasar ekuitas AS tutup Kamis untuk liburan Hari Kemerdekaan. Laporan pekerjaan AS akan jatuh tempo pada hari Jumat dan diproyeksikan untuk menunjukkan non-farm payrolls naik 160.000 di bulan Juni, rebound dari 75.000 di bulan sebelumnya sedikit akan memberikan dorongan pada The Fed dalam kebijakan pemangkasan suku bunga.

Saham-saham yang masih dapat dicermati yakni CPIN, MAIN, KLBF, MYOR, BBTN, BNGA, TBIG, INCO, dan AKRA.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XQ74VK
July 05, 2019 at 02:31PM from iNews.id | Inspiring & Informative https://ift.tt/2XQ74VK
via IFTTT

Bagikan Berita Ini

0 Response to "IHSG Berpeluang Alami Tekanan, Cermati 9 Saham Pilihan Ini"

Post a Comment

Powered by Blogger.